DBMS (Database Management System) VS Pemrosesan File
haii teman teman-teman selamat datang di artikel saya yang kali ini kita akan membahas tentang apa itu DBMS dan Pemrosesan File dan kita akan membahas kelebihan dan kekurangan dari keduanya... Langsung saja..
DBMS (Database Management System)
Pertama kita akan membahas tentang apakah itu DBMS, DBMS merupakan sistem perorganisasian data pada komputer. DBMS adalah penghubung antara user dengan basis data sehingga dengan adanya DBMS, user akan dengan mudah mencari dan menambahkan informasi pada database.
Fungsi DBMS
Fungsi dari DBMS adalah sebagai penghubung antara user dengan basis data sehingga user dapat mengakses database dengan cepat dan mudah. Adapun contoh dari DBMS adalah : MySQL, Oracle, Microsoft SQL Server, FireBird.
Kelebihan dan Kekurangan DBMS
Kelebihan
- Menjaga konsistensi dan integritas data
- Meningkatkan layanan backup dan recovery
- Meningkatkan produktovitas pemrograman
- Meningkatkan tingkat respon dan kemudahan akses bagi pemakai akhir
- Mengendalikan/mengurangi duplikasi data
Kekurangan
- Rata-rata harga DBMS yang handal sangat mahal
- Terkadang DBMS meminta spesifikasi tertentu pada perangkat keras sehingga diperlukan biaya tambahan
- Kinerjanya terkadang kalah dengan sistem yang berbasis berkas
- Ukuran penyimpanan yang dibutuhkan oleh DBMS sangat besar dan memerlukan memori yang besar agar bisa bekerja secara evisien.
Pemrosesan File
Sebelumnya, sistem digunakan untuk mengatasi semua permasalahan bisnis, menggunakan pengelolaan data secara tradisional dengan cara menyimpan record-record pada file-file yang terpisah, yang disebut juga sistem pemrosesan file.Dimana masing-masing file diperuntukkan hanya untuk satu software saja.
Perhatikan gambar diatas, mengenai suatu universitas yang mempunyai dua sistem yakni sistem yang memproses data mahasiswa dan sistem yang memproses data mata kuliah.
Kelemahan dari sistem ini adalah :
- Kemubaziran atau duplikasi data, diakibatkan karena setiap program aplikasi menggunakan data tersendiri. Sebagai contoh dalam sebuah perusahaan terdapat bagian personalia dan bagian pelatihan. Program aplikasi personalia digunakan untuk mengarsipkan data para pegawai untuk kepentingan personalia, sedangkan program aplikasi pelatihan dipakai untuk mencatat segala kepentingan yang menyangkut pelatihan. Data dari kedua program tersebut seperti no pegawai, nama pegawai, dan bagian tempat kerja pegawai, akan dicatat. Hal inilah yang memungkinkan adanya duplikasi data.
- Keterbatasan berbagi data
- Ketidakkonsistenan data, diakibatkan adanya perubahan terhadap data yang sama, tetapi tidak semuanya diubah. Contoh, bila seseorang sudah pindah bagian dan data tentang hal ini sudah dicatat oleh bagian personalia, tetapi tidak dicatat oleh bagian pelatihan maka pengguna bagian pelatihan tetap menganggap bahwa orang tersebut belum pindah bagian.
Sekian dari admin semoga bermanfaat... :)


Komentar
Posting Komentar